Have an account?

Kelebihan dan Kelemahan Nokia C3

CATEGORY: | Jumat, 16 Juli 2010
0

Kehadiran Nokia C3 mulai menebar ancaman bagi para pesaingnya terutama dikelas lowend. Nokia tak mau kalah dengan ponsel local yang selama ini telah merebut market kelas lowend dari Nokia. Kali ini Nokia meluncurkan ponsel yang diberi nama Nokia C3. Ponsel ini mempunyai desain qwerty dan dilengkapi beberapa layanan internet seperti jejaring social.

Untuk lebih jelasnya saya akan bahas tentang kelebihan dan kelemahan Nokia C3. :pertamax

Kelebihan Nokia C3

  1. Mempunyai harga yang cukup bersaing
  2. Mempunyai desain qwerty dengan dimensi yang ramping
  3. QWERTY keypad yang dimiliki Nokia C3 nyaman ketika digunakan mengetik karena tiap tombol dibentuk menonjol.
  4. Ponsel ini mempunyai layar 2,4 yang bagus ketika dalam kondisi cahaya indoor maupun outdoor. Nokia C3 menggunakan layar jenis TFT 262144 warna dengan resolusi 320 x 240 piksel.
  5. Tersedia widget home screen
  6. Tersedia layanan Nokia messaging service
  7. Mendkung beberapa layanan Chat yaitu : OVI Contacts (chats), Yahoo (Yahoo Messenger), Google (Gtalk), Windows Live dan sejumlah layanan chat lainnya.
  8. Browser bawaanya mempunyai kinerja yang lebih bagus jika dibandingkan dengan ponsel local. Mulai dari akselerasi hingga dukungan terhadap flash sederhana, javascript 1.3 dan 1.5, CSS, TCP/IP dan sebagainya.
  9. Selain browser bawaan Nokia C3 juga menyediakan browser OperaMini yang kemampuanyaa tidak perlu diragukan lagi.

10. Kemampuan pemutar musiknya tidak perlu diragkan karena sudah bisa melakukan sorting file dengan baik, mapu memisahkan lagu koleksi kedalam sejumlah kategori dan dukungan terhadap ID3 tags.

11. Sudah mendukung kemampuan A2DP dan konektor 3.5 mm.

12. Nokia C3 sudah memiliki WiFi

13. Kompatibilitas dengan Java

14. Sudah mendukung Flash 3.0

Kelemahan Nokia C3

  1. Server Nokia sering down.
  2. Communities tidak multitasking.
  3. Email tidak bersifat push dan tidak terupdate dibawah sistem.
  4. Kamera 2 megapiksel yang dimilikinya biasa-biasa saja, karena tidak disertai autofocus dan flash light sehingga gambar yang dihasilkan kurang memuaskan terutama hasil foto indoor.
  5. Speaker in ternal nokia C3 agak mengecewakan karena mempunyai suara yang terlalu cempreng dengan satu corong output yang bersebelahan ddengan kamera.
  6. Tidak menawarkan dual simcard dan Tv analog seperti ponsel local dengan kisaran harga yang sama

Kesimpulan

Nokia C3 merupakan ponsel andalan Nokia dikelas lowend. Ponsel ini menawarkan berbagai fitur yang tengah diminati oleh masyarakat yakni qwet keyboard, fitur-fitur online, WiFi dan lengkap dengan dukungan layanan dan interface yang saling bersatu padu. Dan tidak ketinggalan ponsel ini mempunyai harga yang cukup murah.

Kelebihan dan Kelemahan Samsung Monte S5620

CATEGORY: |
0
Harga Samsung S5620 Monte : Rp 2.300.000,- (7 April 2010)

Samsung Monte merupakan ponsel kelas menengah dari Samsung sebagai penerus dari Samsung Star, Corby dan Genoa. Samsung Monte membawa fitur pembaharu dari pendahulunya yang digunakan sebagai daya dobrak baru. Mulai dari ketersediaan WiFi, GPS, hingga kemampuan layar sentuh yang ditingkatkan.

Untuk lebih jelasnya saya akan bahas tentang kelebihan dan kelemahan dari Samsung S5620 Monte.

Berikut kelebihan dan kelemahan Samsung S5620 Monte:

Kelebihan Samsung S5620 Monte

1. Mempunyai desain yang kompak dan mungil yaitu dengan dimensi 10,88 x 5,37 x1,4 cm dengan berat 92 gram.

2. Bagian depan terbuat dari material serupa kaca dan bagian belakangnya terbuat dari bahan plastik dengan kualitas cukup bagus dan tak ketinggalan lempeng logam mengitari bodi samping Samsung Monte sehingga terlihat sangat elegan.

3. Layar 3 inch sudah dilengkapi dengan teknologi TFT capacitive touchscreen 256 ribu warna dengan resolusi 240 x 400 piksel. Sehingga selain tajam gambar yang ditampilkan, layar yang dimiliki Samsung Monte cukup responsif mengenali sentuhan jari ketika mengakses menu maupun menulis sms.

4. User Interface mengandalkan TouchWiz UI 2.0 Plus, sehingga navigasi dan akses menu pada Samsung Monte lebih sempurna dan menarik jika dibandingkan dengan Samsung Corby maupun Genoa.

5. Kamera 3 megapiksel yang dimiliki Samsung Monte ketika melakukan pemotretan di luar ruangan menghasilkan gambar yang cukup bagus, yaitu dari segi ketajaman maupun kecerahan gambar. Selain itu tersedia fitur smile shoot dan geotagging.

6. Loudspeaker yang dimiliki Samsung Monte mampu memancarkan suara denga mutu yang cukup terjaga antara komposisi treable dan bass.

7. Tersedia port 3,5 mm untuk mempermudah pengguan dalam menghubungkan keperangkat lain seperti speaker eksternal dan headset.

8. Terdapat alternatif hiburan lain berupa Radio FM dengan RDS dengan tampilan yang lebih bagus dan kemampuan merekam siaran radio dalam format mp3.

9. Dukungan teknologi HSDPA 3,6 mbps untuk koneksi internet via jaringan operator seluler dengan kecepatan yang cukup tinggi.

10. Tersedia browser bawaan yang mampu menampilkan halaman web secara optimal.

11. Terdapat koneksi WiFi yang mampu menghubungkan pengguna ke internet tanpa biaya diarea hotspot yang gratis.

12. Untuk kepraktisan dan keamanan Samsung Monte sudah disediakan fitur Smart Unlock yaitu membuka Unlock dengan cara menggambar di layar. Dan juga tersedia fitur etiquette pause yaitu menjadikan suara ke dalam mode’mute’ saat berbicara ditelepon cukup dengan membalik ponsel.

13. Tersedia aplikasi Google yang menyajikan akses Google search, Maps dan Gmail sekaligus. Dengan Google Maps pengguna dapat melakukan fitur navigasi dengan teknologi GPS yang tersedia dalam Samsung Monte.

14. Memori internal yang lumayan besar yaitu 220 MB dan bisa ditambah melalui slot microSD sampai 16 GB.

15. Baterai 1000 mAh yang dimiliki Samsung Monte mampu bertahan hingga 2 hari lebih.

Kelemahan Samsung S5620 Monte

1. Fitur pengetikan yang hanya mengandalkan keypad virtual numerik.
2. Akselerometer yang hanya berjalan terbatas pada fitur tertentu.
3. Multitaskig lebih berorientasi pada aplikasi berbasis Java.
4. Hasil kamera ketika melakukan pemotretan di dalam ruangan menghasilkan gambar yang kurang memuaskan. Ketajaman gambar merosot dan cenderung gelap bila dibandngkan dengan ponsel sekelasnya.

Paket Pembelian Samsung S5620 Monte

  1. Ponsel
  2. Headset
  3. Charger
  4. Kabel data
  5. Baterai
  6. Buku manual
  7. CD
  8. Kartu garansi
Kesimpulan


Samsung Monte merupakan Ponsel untuk kalangan menengah yang ingin menikmati teknologi layar sentuh yang responsif dan dengan dikombinasikan teknologi terkini. Tak heran jika ponsel ini mampu memikat pasar karena fitur yang dibawanya cukup lengkap dan menarik yaitu, Wi-Fi, GPS, HSDPA, dan teknologi TouhWiz UI 2.0 Plus.

Walaupun beberapa fitur mengecewakan seperti hasil kamera indoor, akselerometer dan multitasking yang terbatas karena ponsel ini dihargai cukup murah yaitu sekitar Rp 2.300.000,-

SPANYOL JUARA PIALA DUNIA 2010

CATEGORY: | Minggu, 11 Juli 2010
0

Spanyol memastikan diri sebagai yang terbaik di Piala Dunia 2010 setelah mengalahkan Belanda di laga final dengan skor 1-0 di Soccer City Stadium, Johannesburg, Senin (12/7) dinihari WIB.

Adalah Andres Iniesta yang menjadi pahlawan kemenangan Spanyol dengan gol tunggalnya ke gawang Belanda di babak kedua perpanjangan waktu.

Spanyol juga sukses mengawinkan gelar juara setelah dua tahun lalu meraih tropi Piala Eropa dengan mengalahkan Jerman di laga final.

Sementara Belanda harus kembali puas untuk ketiga kalinya harus menjadi runner up di turnamen akbar Piala Dunia. Sebelumnya mereka juga menjadi runner up di tahun 1978 dan 1974.

Jalannya Pertandingan

Spanyol sudah membuka kesempatan di menit kelima lewat sundulan Sergio Ramos. Akan tetapi, dalam ujian pertamanya, Maarten Stekelenburg berhasil mengamankan gawangnya dengan baik.

David Villa menguji peruntungannya di menit 12. Bola hasil sepakannya hanya melebar dari gawang.

Howard Webb juga tak ketinggalan menunjukkan aksinya dengan mengeluarkan lima kartu kuning dalam rentang waktu 13 menit untuk lima pemain berbeda.

Di menit 34, Iker Casillas salah memperhitungkan datangnya bola fair play yang ditendang Gregory Van Der Wiel. Bola lambung memantul ke kotak penalti dan gagal dijangkaunya. Untungnya bola tipis melebar dari gawang.

Tiga menit berselang, Joris Mathijsen membuang peluang matang yang didapatnya karena gagal menendang bola yang melintas pelan dengan kaki kiri. Padahal dia sudah berada dalam posisi tak terkawal di kotak penalti Spanyol.

Memasuki masa injury time babak pertama, Arjen Robben mendapat kesempatan lewat tendangan kaki kiri. Akan tetapi bola yang mengarah ke tiang dekat gawang Spanyol berhasil diamankan dengan baik oleh kapten tim Iker Casillas.

Di babak kedua, giliran Joan Capdevilla yang gagal menyapu bola ketika berada di kotak penalti Belanda dalam posisi tak terkawal. Momentum itu terjadi ketika pertandingan baru berjalan tiga menit.

Peluang matang didapat Belanda di menit 62. Lewat serangan balik cepat, Robben lolos dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan Casillas. Akan tetapi, bola tendangannya berhasil dihadang kiper nomor satu Spanyol itu dengan kakinya. Skor 0-0 pun tetap bertahan.

Di menit 69, David Villa memiliki kesempatan membawa timnya memimpin jika saja bisa lebih tenang dalam melepas tendangan ke arah gawang yang dalam posisi tak terkawal.

Memasuki menit ke-77, Sergio Ramos menyambut bola sepak pojok Xavi dengan kepalanya dan dalam kondisi tak terkawal. Akan tetapi, bola sundulan kepalanya masih tipis melintas di atas mistar gawang Stekelenburg.

Robben kembali mendapat kesempatan untuk membawa timnya memimpin lewat aksi individunya di menit 83. Namun Casillas berhasil membaca pergerakannya dan mencuri bola dari Robben.

Kedua tim terus menekan di sisa pertandingan. Namun hingga berakhirnya waktu normal, skor 0-0 tetap bertahan. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Di awal babak perpanjangan waktu pertama, Stekelenburg melakukan penyelamatan penting dengan menghalau tendangan Cesc Fabregas yang masuk ke babak kedua. Belanda membalas dengan sundulan Mathijsen yang masih tipis di atas mistar gawang Casillas.

Di menit 100, Jesus Navas mencoba peruntungannya dengan melepas tendangan dari dalam kotak penalti. Namun bola berhasil diblok Van Bronckhorst yang membuat bola melebar dari gawang. Bek veteran Belanda itu sebelumnya juga melakukan intersep penting dengan menghalau sepakan Iniesta. Tendangan Fabregas juga masih melebar dari gawang.

Di paruh kedua babak perpanjangan waktu, Belanda kehilangan salah satu pemainnya, John Heitinga, karena akumulasi dua kartu kuning. Bek Belanda itu melanggar Iniesta jelang masuk ke kotak penalti mereka. Hadiah tendangan bebas pun diberikan kepada Spanyol, namun gagal dimaksimalkan Xavi yang maju sebagai eksekutor.

Di menit 116, Spanyol akhirnya bisa memecah kebuntuan. Iniesta yang mencetak gol lewat tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti, setelah mendapat bola sodoran dari Xavi.

Tak pelak gol tersebut disambut dengan meriah kubu Spanyol. Semua pemain di bangku cadangan pun mengejar Iniesta dan merayakan golnya di pinggir lapangan.

Belanda yang memiliki waktu kurang lebih empat menit berusaha untuk mengejar ketertinggalan mereka. Akan tetapi, hingga berakhirnya pertandingan, skor 1-0 untuk kemenangan Spanyol tetap bertahan. SPANYOL PUN MENJADI JUARA DUNIA 2010.

Susunan Pemain:
Belanda: Stekelenburg, Van Bronckhorst (Braafheid 105), Mathijsen, Heitinga, Van der Wiel, De Jong (Van der Vaart 99), Van Bommel, Kuyt (Elia 71), Sneijder, Robben, Van Persie

Spanyol: Casillas, Capdevilla, Puyol, Pique, Sergio Ramos, Xabi Alonso (Fabregas 87), Busquets, Pedro (Navas 60), Xavi, Iniesta, Villa (Torres 106)

Jelang Final : Duel Tim 'Terjorok' dan 'Tersantun'

CATEGORY: | Kamis, 08 Juli 2010
0


Dua tim top Eropa akan bertarung memperebutkan titel juara dunia hari Minggu nanti. Dalam hal kedisplinan, Belanda dan Spanyol memiliki rapor yang bertolak belakang: yang "terjorok" dan paling "santun".

Belanda, yang telah memainkan enam pertandingan dan selalu menang, tercatat dalam daftar statistik turnamen sebagai tim yang paling sering melakukan pelanggaran dan pengoleksi kartu kuning terbanyak.

Tim asuhan Bert van Marwijk itu telah membuat pelanggaran sebanyak 98 kali. Paraguay dan Ghana menguntit di belakang mereka dengan masing-masing 97 dan 90 kali melakukan pelanggaran dari lima pertandingan.

Spanyol? Finalis yang satu ini ada di peringkat ke-12 dengan "cuma" 62 kali melakukan pelanggaran. Jika dirata-ratakan dalam enam pertandingan, Carles Puyol dkk hanya "mengasari" lawan 10,33 kali per game. Belanda rata-rata 16,33 kali per partai.

Soal kartu kuning, "Singa Oranye" sudah mengantongi 15 buah, atau 2,5 per game. Jumlah itu disebar untuk 13 pemain, termasuk Gregory van der Wiel dan Nigel de Jong yang dua kali menerimanya dari wasit.

Adapun Spanyol sejauh ini baru punya tiga kartu dari enam pertandingan, atau 0,5 per game. Secara keseluruhan, Spanyol hanya kalah "santun" dari Korea Utara yang diganjar kartu kuning dua kali saja, tapi hanya dalam tiga pertandingan.

Soal rata-rata kartu kuning, Chile adalah rajanya. Tim Latin ini mengoleksi 13 kartu dari empat laga, atau 3,25 per game. Slovakia juga cukup "kasar" dengan 11 kartu dari empat partai (2,75 per game). Ghana juga "kolektor aktif" dengan 11 kartu dari lima pertandingan.

Catatan "positif" lain untuk Spanyol adalah, mereka tim yang paling sering dikasari lawan-lawannya, sebanyak 106 kali. Andres Iniesta dan Sergio Busquets sejauh ini paling diincar pemain-pemain lawan. Mereka sudah ditekel 18 kali.

Superman Italia Ganggu Pertandingan Jerman vs Spanyol

CATEGORY: | Rabu, 07 Juli 2010
0

Sebuah insiden terjadi pada pertandingan semifinal antara Jerman dan Spanyol di Durban Stadium, dini hari tadi. Pertandingan baru masuk menit ke-4, seorang pria tiba-tiba muncul dari belakang gawang kiper Jerman, Manuel Neuer, kemudian berlari ke tengah lapangan.

Mengenakan kaos berwarna biru dengan logo "S" Superman -- tokoh superhero -- si pria ini berlari ke lapangan sembari meniup vuvuzela berwarna merah. Entah apa maksud si pria. Tapi bagian depan kaosnya tertulis "Peace in the World" (Lha, peace kok malah ngeganggu pertandingan?.

Kemudian di bagian bawah lambang "S" ada tulisan berbahasa Italia (Padahal Superman kan dari Amerika?). Tulisan itu berbunyi: Cassano in Nasionale (Lippi Tel' Avevo Detto) yang artinya kira-kira dukungan pada striker Sampdoria Antonio Cassano yang tidak dipanggil pelatih Marcello Lippi. Italia memang tersingkir cepat di fase grup, salah satunya dituding lantaran Lippi tak mau memanggil Cassano.

Sementara di bagian belakang kaosnya ada tulisan berbahasa Italia lainnya: "Carducci Caffe Pescara." Pescara itu nama kota di Italia, mungkin kota asal si pria.

Si pria langsung dilumpuhkan aparat keamanan dan digiring keluar lapangan. Yang pasti, masuknya fans ke lapangan ini pastinya mencoreng nama aparat keamanan. Gimana nggak, pertandingan ini disaksikan presiden FIFA Joseph Sepp Blatter, Ratu Sofia dari Spanyol, dan presiden Afrika Selatan Jacob Zuma.

Ada-ada aja...

Jalan Final Spanyol yang Tak Eksplosif, tapi Efektif

CATEGORY: |
0

Tampil sebagai juara Eropa dua tahun lalu, Spanyol menjadi salah satu unggulan dalam Piala Dunia tahun ini. La Furia Roja memang tak eksplosif, namun tetap efektif.

Materi skuad Spanyol tak banyak berubah sejak mereka memenangi Euro 2008. Gawang masih dijaga oleh 'Orang Suci' bernama Iker Casillas, di depannya masih ada Carles Puyol yang kali ini berduet dengan Gerard Pique. Lini tengah masih digalang oleh Xavi dan Andres Iniesta, serta ujung tombak masih mengandalkan kecepatan David Villa dan Fernando Torres.

Kehadiran mereka semua ditambah oleh beberapa pemain muda yang tampil bagus di La Liga dalam beberapa musim terakhir. Pique adalah salah satunya. Di samping itu, masih ada Fernando Llorente, Sergio Busquets, Pedro Rodriguez dan Juan Mata.

Yang berbeda adalah soal kematangan. Sejak menjadi juara di Austria-Swiss, Spanyol telah banyak belajar. Salah satunya adalah bagaimana menerima kekalahan di Piala Konfederasi 2009 dengan tersingkir di tangan Amerika Serikat. Padahal kala itu mereka juga mendapatkan status unggulan.

Casillas, sang kapten, menyebut bahwa kekalahan tersebut membuka mata Spanyol. Ia menyebut, kekuatan sepakbola dunia kini sudah relatif merata. Oleh karenanya ia tak mau lagi terlena pada status unggulan.

Alhasil, Spanyol pun tampil lebih menjejak tanah. Satu-satunya cela mereka adalah kalah pada laga pembuka melawan Swiss. Namun, kekalahan itu juga membuat skuad arahan Vicene del Bosque ini belajar. Selanjutnya, mereka berusaha untuk tak melakukan kesalahan sedikit pun dan hanya memikirkan kemenangan. Dan memang rentetan kemenangan yang akhirnya mereka dapat, meski tak pernah dengan skor besar.

Villa menjadi tumpuan tunggal dengan mencetak lima dari tujuh gol Spanyol. Sementara dua sisanya disumbangkan Iniesta dan Puyol. Catatan lainnya, tandem Villa, Torres, masih belum menunjukkan performa maksimal dan belum mencetak satu gol pun.

Toh demikian, keuletan Spanyol untuk mengejar kemenangan, meski hanya berujung pada kemenangan tipis, tetap patut diapresiasi. Buktinya, pada akhirnya mereka ke final juga.

Jalan ke Final

Spanyol vs Swiss: 0-1

Swiss menerapkan skema defensif dan serangan balik dalam pertandingan ini. Pelatih Swiss, Ottmar Hitzfeld, menyebut bahwa bermain terbuka melawan tim sekuat Spanyol sama saja dengan bunuh diri. 'Tim Matador' pun buntu lantaran selalu gagal membobol gawang Swiss dan akhirnya kebobolan lewat gol Gelson Fernandes.

Spanyol vs Honduras: 2-0

Beruntung bagi Spanyol, mereka "hanya" menghadapi Honduras di laga kedua yang di atas kertas bisa mereka taklukkan. Tak banyak kesulitan dialami oleh Casillas cs. dan dua gol dari Villa memberikan kemenangan untuk mereka. Villa sebenarnya bisa saja mencetak hat-trick, andai eksekusi penaltinya berhasil.

Spanyol vs Chile: 2-1

Chile bermain dengan mengandalkan tiga penyerangnya; Jean Beausejour, Jorge Valdivia dan Alexis Sanchez. Terbukti kecepatan ketiganya cukup membuat repot pertahanan Spanyol. Tapi Spanyol unggul lebih dulu lewat Villa di menit 24, sebelum Iniesta memperbesar kedudukan menjadi 2-0 di menit 37. Chile bermain dengan 10 orang setelah Marco Estrada dikartu merah, namun bisa melesakkan satu gol balasan lewat Rodrigo Millar.

Spanyol vs Portugal: 1-0

Pertandingan berjalan relatif imbang dan Spanyol harus menghadapi ketangguhan kiper Portugal, Eduardo. Sang penjaga gawang belum pernah kebobolan sebelum laga ini. Tapi akhirnya Villa kembali menjadi pahlawan lewat golnya di menit 63. Derita Portugal makin bertambah setelah Ricardo Costa dikartu merah pada menit 89 dan membuat mereka semakin sulit untuk mengejar gol penyama kedudukan.

Spanyol vs Paraguay: 1-0

Drama terjadi dalam laga ini kala wasit Carlos Batres membatalkan gol Nelson Valdez di babak pertama akibat berbau offside. Paraguay kembali mendapatkan peluang setelah Batres memberikan mereka penalti setelah Pique menarik Oscar Cardozo di kotak terlarang. Sial bagi Cardozo, ia gagal menjalankan tugasnya dengan baik--penaltinya digagalkan oleh Casillas.

Semenit kemudian, giliran Spanyol yang mendapatkan penalti. Xabi Alonso memang berhasil menaklukkan kiper Justo Villar, tapi penaltinya harus diulang. Pada kesempatan kedua, sepakan Xabi malah diblok Villar. Spanyol akhirnya menang setelah Villa mencetak gol pada menit 83.

Spanyol vs Jerman: 1-0

Villa menggambarkan laga melawan Jerman sebagai penampilan terbaik Spanyol sejauh ini. Mereka tampil dominan; memenangi penguasaan bola dan membuat lebih banyak tembakan ketimbang 'Tim Panser'. Jerman yang perkasa kala menghantam Inggris 4-1 dan melumat Argentina 4-0 pun tak muncul. Meski dominan, gol Spanyol lahir lewat situasi set piece, di mana eksekusi sepak pojok Xavi dilanjutkan dengan sundulan Puyol. La Furia Roja pun maju ke final untuk pertama kalinya.

Dari penulis :
Di Final, Spanyol akan bertemu dengan Belanda,kemungkinan Spanyol akan menjadi juara di World Cup 2010. Dan itu akan menjadi rekor bagi Spanyol yang selama mengikuti Piala Dunia tidak pernah menang sama sekali dan kali ini akan menjadi kemenangan pertama bagi La Furia Roja (red-Spanyol)
BRAVO ESPANA..